PENGANTAR
Dhuafa adalah kelompok masyarakat yang telah tercabik. Mereka tertatih melangkah, mempertahankan hidup dan akhirnya kehabisan tenaga saat merengkuh cita-cita. Namun benarkah cita-cita masih menggayuti impian mereka?
Mereka memang tumbuh, tapi kerap layu hingga sukar berkembang. Kita tak akan paham dengan lakon mereka yang mungkin cuma indah dilantunkan di pentas sinetron. Kita juga tak bisa menuansai getar jiwa mereka yang terkoyak. Sementara rentenir dan tengkulak diam-diam telah melumat mereka.
Akhirnya pandangan mata mereka hanyalah kegetiran. Semuanya telah diremas. Semua telah dicabut. Pedih menatap sosok mereka. Ya Rasullullah SAW, malu kami mendengar pesanmu, “Bisakah kita tidur nyenyak, sementara tetangga disebelah tengah kelaparan?” Ummat Islam di Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang ekonomi. Tetapi mengapa kita masih berada di “pinggiran” peta perekonomian bangsa ini?
Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya wadah untuk memaksimalkan potensi yang besar itu. Untuk itulah Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) ARTA SEJAHTERA didirikan. Kami hadir lebih dekat dengan anda untuk bersama-sama meningkatkan kualitas ummat melalui jalur ekonomi dan sosial yang dikelola bardasarkan syariah Islam.
DIarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Hai, ini adalah komentar,
Untuk menghapus komentar, silakan login dan lihat komentar pada postingan, disitu Anda dapat mengedit atau menghapusnya.